Penggunaan Sains Dan Teknologi Dalam Pertanian

Dalam 100 tahun ini berbagai teknologi ditemukan oleh manusia mulai berkembang pesat mulai dari bidang transportasi hingga informasi tidak terkecuali dunia pertanian.
Penggunaan sains dan teknologi dalam pertanian. Petani tidak lagi harus menggunakan air pupuk dan pestisida secara seragam di seluruh bidang. Ramzah berkata dengan terbinanya makmal pppc itu ia menjadi penanda aras dalam memperluaskan lagi penggunaan teknologi nuklear dalam bidang pertanian. Secara generalnya teknologi pembangunan dan penggunaan alatan mesin bahan dan proses untuk menyelesaikan masalah manusia. Hasil penyelidikan dan pembangunan yang dijalankan turut berjaya menghasilkan cendawan volvariella mutan yang lebih cepat matang mengeluar pelbagai variasi dan lebih tahan penyakit katanya.
Penggunaan teknologi berasaskan nuklear mampu menghasilkan baka tumbuh tumbuhan yang baik dan bermutu mutasi aruhan daya ketahanan yang tinggi lebih berkualiti dan berupaya mengeluarkan hasil dalam jangka masa singkat. Justeru daripada perspektif perubatan saintis dan pakar pakar inovasi telah memainkan peranan dalam memperkasakan bidang ini dengan mencipta pelbagai alat teknologi moden yang canggih. Teknologi pertanian adalah penerapan dari ilmu ilmu terapan dan teknik pada kegiatan pertanian. Teknologi pertanian adalah usaha penerapan ilmu terapan dan teknik pada pengertian budidaya bidang pertanian untuk memudahkan manusia dalam mengelola sumber daya alam hewan dan tumbuhan sehingga mencapai hasil yang maksimal guna meningkatkan kesejahteraan manusia.
Pada awalnya teknologi dibuat oleh manusia untuk mempermudah berbagai pekerjaan yang dilakukan. Karakteristik sains dan teknologi meskipun revolusi sains dalam sejarah dinyatakan terjadi sekitar 4 abad lalu perkembangan teknologi yang secara sistematis bersumber pada sains baru mengambil bentuk nyata setelah revolusi industri bahkan menurut para ahli baru setelah pertengahan abad ke 19. Sebaliknya mereka dapat menggunakan jumlah minimum yang diperlukan dan menargetkan area yang sangat spesifik atau bahkan memperlakukan tanaman secara berbeda.